Minggu, 26 Agustus 2012

USAHA SAMPINGAN HANYA 2 - 3 JAM SEHARI



USAHA SAMPINGAN HANYA 2 - 3 JAM SEHARI
Seperti yang saya usahaKAN dan bisnisKAN saat ini yaitu ; bidang bisnis tiket pesawat online
saya kebetulan tidak memiliki laptop/komputer 2011 yang lalu
saya dulunya mengorbankan waktu hanya 2 - 3 jam = Rp4.500 di warnet untuk mempelajari bisnis tiket pesawat yang kini katanya sedang booming.

lama-lama untuk efektifitas kerja saya punya ide yaitu beriklan, di media koran, offline dan online
akhirnya saya kerja 30 menit.

pekerjaannya yang hanya 30 menit menghasilkan duit apa yaw??? jawabannya oooo tentu banyak sekali.
tapi yang jelas, kepasihan dalam tindakan itu kuncinya. saya kerja di bisnis tiket pesawat online saat ini seperti kilat. masuk email, cek komisi, booking tiket, cak cek cak cek cak cek bereeessss dapat duit

dan saat tanggal 3 agustus 2012 kemaren alhamdulillah saya bisa beli laptop sendiri yang harganya 3.600.000 (new). berkat ikut di bisnis tiket pesawat online.

dulunya saya ndak percaya dengan modal 150.000 bisa jadi jutawan. itu mustahil!!!!
saya penasaran saya coba deh.. karena melihat trafik komisi para member yang begitu sangat  transfaran yang ada di web resminya. ooo ini ternyata sistemnya MLM. pantesan murah sekali. tapi kok ada member yang dapat 3jtan pertiga hari. saya tergiur. saya tekadkan saya akan menjadi seperti dia!!!

akhirnya setelah 6 bulan lebih bersabar dan belajar berbisnis saya akhirnya bisa membuktikan yang mustahil itu. dalam berbisnis saya BERPENDAPAT ilham 50% usaha 50%.. hehehe hasilnya waow...

cita cita saya .. mudah mudahan saya bisa menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. mungkin dari hal kecil seperti membuka peluang usaha / bisnis tiket pesawat isi formulir pendaftaran jika ingin bergabung di bisnis tiket pesawat yang gak ada matinya (kecuali semua bandara udara mogok total). anda bisa menghubungi saya, 085729671504. saya akan mengajar anda dan menumbuhkan rasa cinta / suka anda terhadap bisnis







Jumat, 24 Agustus 2012

CARA MEMBUKA USAHA TOKO DISTRO


CARA MEMBUKA USAHA TOKO DISTRO
Distro (singkatan dari Distribution Outlet) untuk produk pakaian memang bisnis yang sedang marak. Ada banyak jenis Distro, yang skalanya sangat kecil, yang mirip dengan pedagang kaki-lima, hingga Distro yang berskala besar, punya tim disainer sendiri, rumah produksi sendiri sekaligus toko yang terletak di daerah yang strategis.
Bagaimana agar tetap survive di bisnis ini, bahkan menjadi serius seperti halnya bisnis lainnya? Pertama-tama yang harus Anda benahi adalah manajemennya. Jika ingin menjadi besar, jangan lagi mengandalkan manajemen dan pembukuan ala kadarnya, ala pertemanan, saling percaya, dll. Perencanaan bisnis juga harus dirubah, dari yang bersifat ‘go with the flow, tiap hari strategi bisa berubah, menjadi perencanaan bisnis yang solid dan ditentukan secara seksama jangka panjang. Untuk bisa maju, harus dipikirkan secara professional, ke arah mana bisnis Distro Anda akan dikembangkan. Beberapa pekerjaan rumah Anda antara lain:
- Lakukan penelitian ulang terhadap bisnis Anda saat ini. Sudah sampai pada tahap manakah Anda melangkah ? Sudah berhasilkah Anda selama ini? Jika sudah berhasil, apa key success factors-nya? Jika belum, apa hambatannya?
- Bagaimana sebaiknya langkah ke depannya? Apakah sasaran target pembelinya sudah tepat? Apakah positioning Distro Anda di benak target pembeli sudah sama dengan yang Anda harapkan? – Jika Anda ingin mengadakan perubahan, apakah itu sebuah perubahan besar atau hanya sekedar perbaikan dari strategi yang sudah dilaksanakan sekarang? Anda perlu jawab beberapa pertanyaan berikut ini:
- Sudah terkenalkah nama Distro Anda? Apakah namanya mudah diingat dan cocok dengan tema style atau disain yang dijual? Perlukah dilakukan re-branding atau memberikan nama baru pada Distro?
- Apakah sudah cukup puas dengan hanya mendisain saja pakaian-pakaian tersebut, tanpa mempunyai tim produksi sendiri? Sanggupkah secara manajemen Anda menangani ekpansi ke produksi?
- Apakah selama ini disain yang digunakan adalah disain ‘bajakan’ alias mencontoh disain brand yang sudah mapan, ataukah disain original hasil kreasi teman-teman sendiri? Apakah disain original Anda sudah mendapat tempat tersendiri di pasar?
- Apakah lokasi yang sekarang digunakan sudah cukup strategis dan memadai?
- Bagaimana selama ini promosi yang sudah dilakukan? Sudah optimalkah? Apakah sudah dipikirkan bagaimana membesarkan brand melalui promosi WOM/ word-of-mouth communication atau promosi dari mulut ke mulut? 
Menurut pendapat saya, bisnis pakaian jadi akan selalu punya tempat tersendiri. Kita amati sendiri beberapa tahun terakhir ini. Tampaknya bisnis Distro atau factory outlet atau apapun namanya, masih saja digemari konsumen. Mungkin yang berubah adalah jenis produk yang ditawarkan, jenis displaynya, jenis disainnya, dll. Tetapi secara prinsip, bisnis pakaian jadi akan selalu menjanjikan. Jadi lanjutkan berusaha di bisnis ini – keep going!

CARA MEMBUKA USAHA TOKO SEMBAKO

CARA MEMBUKA USAHA TOKO SEMBAKO

Membuka Usaha Sembako

Bisnis sembako merupakan sebuah usaha alternative yang banyak diminati oleh semua kalangan, mulai dari yang bermodal kecil hingga bermodal besar.
Untuk mencapai kesuksesan/minimal bisa menghasilkan pemasukan tetap di butuhkan kreatifitas agar produk anda berbeda dengan yang lain.
Berikut ini beberapa tips yang mungkin dapat diterapkan oleh Anda yang sedang berbisnis sembako atau yang baru akan memulai bisnis sembako.
  1. Produk sembako adalah produk yang pasti dibutuhkan oleh semua orang. Ini berarti ada kebutuhan atau ada pasarnya. Sehingga Anda tidak perlu khawatir soal ada atau tidak yang membutuhkan sembako. Yang menjadi soal adalah apakah packaging produk sembako yang Anda tawarkan cukup menarik atau tidak. Maksudnya produk tersebut bisa membuat orang tertarik untuk membeli. Produk yang Bapak jual harus ‘berbeda’ kemasan, cara menjual, cara menawarkan.
  2. Tempat perlu menjadi perhatian yang utama. Untuk produk seperti sembako, biasanya konsumen cenderung mendatangi. Artinya, tempat usaha harus mudah dilihat, mudah dicapai, mudah dicari. Dan ini berarti harus dekat dengan pembeli. Jangan mencari tempat hanya karena murah, namun juga harus karena strategis. Jadi kata arti strategis di atas bermakna mudah dicari, dijangkau, dicapai dan lain-lain.
  3. Harga jual produk sangat central bagi laku atau tidaknya produk. Harga yang Anda tawarkan sebaiknya mengacu pada duo pendekatan, yaitu pendekatan produksi dan pendekatan pasar. Pendekatan produksi adalah menjual sembako dengan mengambil keuntungan di atas biaya produksi/ operasional. Sementara di sisi lain, Bapak perlu melihat harga pasaran. sebaiknya juallah dengan harga kompetitif. Jika sembako tidak dikemas atau sama dengan yang lain, maka Bapak jual saja dengan harga lebih rendah, meskipun keuntungan lebih kecil. Tetapi kalau ada kemasan menarik, jual saja lebih tinggi sedikit.
  4. Promosikan sembako Anda dengan cara getok tular. Dan hal ini hanya bisa dilakukan jika Anda selalu menjual dengan kejujuran. Saya selalu mengatakan promosikan dagangan kita dengan kejujuran, sebab hanya inilah yang dapat mendongkrak jualan kita. Jika ada dana, tidak ada salahnya mencetak brosur agar nampak lebih berbobot dan jual dengan sistem rabar atau diskon pada akhir atau awal bulan. Ini akan sangat membantu meningkatkan penjualan.
  5. Soal people. Kerap kali kita selalu menjual produk bukan menjual jasa. Padahal secara rill yang kita jual tidak hanya barang tapi sejatinya adalah jasa. Mengapa? Sebab produk yang dijual tanpa kehangatan, empati dana pelayanan yang balk, mustahil akan mendatangkan pelanggan. Buatlah agar konsumen atau pelanggan merasa dialah orang yang paling penting di mata kita.
  6. Jangan menjual produk tidak sesuai dengan janji. Ini akan membuat konsumen kabur. Oleh karena itu, sebaiknya jika kita yakin bisa memenuhi, maka berilah janji beserta buktinya. Jika tidak yakin, hemat saya janganlah membuat janji.